Audiensi Perguruan Tinggi Baru Binaan Kopertais Wilayah I DKI Jakarta

Pengumuman Penerbitan NIRM dan NIRL
December 19, 2017
Call for Paper Jurnal Kordinat Kopertais Wilayah I DKI Jakarta Edisi April dan Oktober Tahun 2018
January 9, 2018

Audiensi Perguruan Tinggi Baru Binaan Kopertais Wilayah I DKI Jakarta

Foto diambil pada saat kegiatan berlangsung

Berita Kopertais I Online — Pengurus STAI-Minhaajurroosyidiin melakukan kunjungan ke kantor Kopertais Wilayah I DKI Jakarta  (27/12), untuk melakukan audiensi terkait proses awal berjalannya Perguruan Tinggi STAI-Minhaajurroosyidiin dan sudah mendapatkan SK Izin Pendirian yang dikeluarkan oleh Diktis No. 3456 tahun 2017 (Juni) dan memulai kegiatan belajar mengajar sejak tanggal 27 September 2017. Pada awal perkuliahan ini STAI-Minhaajurroosyidiin memiliki 90 mahasiswa yang terdiri dari dua Program Studi; Ekonomi Syariah dan Hukum Keluarga Islam.

Di sampaikan oleh ketua STAI-Minhaajurroosyidiin Prof Dr Ir Sudarsono, M.Sc bahwa Prodi Ekonomi Syariah memiliki kelas reguler dan kelas karyawan, sedangkan Prodi Hukum Keluarga Islam hanya memiliki kelas karyawan. Ujar Ketua STAI-MI

Tujuan dilakukannya Audiensi ini adalah Pengenalan Pengurus, menyampaikan perjalanan dan perkembangan sejauh ini dan rencana pengembangan kedepan serta yang menjadi tujuan utama memohon arahan dari Kopertais I agar proses ini dapat berjalan dengan sesuai dengan aturan dan dapat mencapai apa yang di cita-citakan.

Setelah mendengar pemaparan dari Ketua STAI-Minhaajurroosyidiin tanggapan Prof Fathurrahman Djamil, MA selaku Wakil Koordinator Kopertais I adalah terkait pembagian waktu antara kelas reguler dengan kelas karyawan harus diatur dengan baik, kemudian fathurrahman tertarik dengan dua Prodi yang ada pada STAI-Minhaajurroosyidiin, menurut beliau kedua Prodi tersebut memiliki perlakuan berbeda, melihat Prodi Ekonomi Syariah yang saat ini sudah sangat berkembang dan Prodi Hukum Keluarga Islam yang saat ini sedikti sekali peminatnya sehingga banyak Perguruan Tinggi yang “gulung tikar”, beliau mengharapkan semoga STAI-Minhaajurroosyidiin terus dapat berkembang, selain itu fathurrahman memberikan saran agar perlakuan kepada masing-masing prodi harus menunjukan keungulan yang terdapat pada STAI-Minhaajurroosyidiin dan untuk prodi Hukum Keluarga Islam harus lah memiliki manajemen yang baik dalam pengelolan. Tidak lupa beliau juga mengingatkan terkait administrasi dosen agar segera mengurus hombase dari masing-masing prodi karena melihat peraturan perbandingan rasio dosen dan mahasiswa, fathurrahman juga mengingatkan program kelas jauh bagi STAI-Minhaajurroosyidiin untuk tidak dilaksanakan karena tidak sesuai aturan dan berdampak buruk kepada hasil lulusan. ujarnya.

Sedangkan tanggapan Dr Muhammad Taufiki, M.Ag selaku sekretaris Kopertais I belum melihat pemaparan yang diharapkan, hal yang sangat mendasar tersebut adalah Visi Misi, karena menurut beliau hal tersebut menjadi dasar yang sangat penting karena sebagai penentu gerak kedepan agar sesuai dengan cita-cita yang diharapkan. Selain Visi Misi juga berharap sudah memiliki Renstra dan Statuta, dua hal mendasar tersebut menjadi pokok pembahasan beliau. Selain itu beliau juga mengingatkan untuk segera mendaftarkan akun sistem pelaporan data EMIS dan FORLAP DIKTI, dan saat ini paling urgent segera mengajukan permohoanan penerbitan NIRM (Nomor Induk Registrasi Mahasiswa) yang dikeluarkan oleh Kopertais Wilayah I DKI Jakarta. (AF/AL)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *