Kunjungan Audiensi STEI Bani Shaleh Ke Kopertais 1 DKI Jakarta

Call for Paper Jurnal Kordinat Kopertais Wilayah I DKI Jakarta Edisi April dan Oktober Tahun 2018
January 9, 2018
Revisi Undangan RAKERPIM Kopertais Wilayah I DKI Jakarta
January 29, 2018

Kunjungan Audiensi STEI Bani Shaleh Ke Kopertais 1 DKI Jakarta

Foto diambil pada saat kegiatan berlangsung

Berita Kopertais I Online — Kopertais Wilayah I DKI Jakarta menerima kunjungan audiensi Pengurus STEI Bani Shaleh terkait proses akreditasi yang di wakili oleh Dr. Lilis Suryani selaku Kaprodi PIAUD, Yuli Diah S. selaku Kaprodi PGMI, A. Mahfudi, M.Pd selaku Wakil Ketua 1  Bidang Akademik,  Misran Nuryanto selaku Wakil Ketua 2 Bidang Keuangan dan Dedi Mulyadi selaku Kepala Bagian Keuangan. (10/01).

Dalam kunjungan audiensi tersebut, Pengurus STEI Bani Shaleh memberikan pemaparan mengenai persiapan akreditasinya. Pemaparan ditutup dengan permintaan review dan saran-saran mengenai proses akreditasi.

Setelah mendengar pemaparan dari Pengurus STEI Bani Shaleh, Dr Muhammad Taufiki, M.Ag selaku sekretaris Kopertais I memberikan tanggapan bahwa prosedur dan persyaratan akreditasi mengacu kepada aturan yang ada di Badan Akreditasi Nasional – Perguruan Tinggi (BAN-PT) dimana salah satu persyaratannya adalah memiliki enam dosen yang sudah mendapatkan nomor induk dosen nasional (NIDN). Sekretaris koordinator menjelaskan bahwa dosen ber-NIDN tersebut adalah dosen yang mengabdikan dirinya secara penuh untuk memajukan perguruan tinggi sehingga dengan adanya batas minimal enam dosen ber-NIDN dapat mendongkrak kemajuan perguruan tinggi.

Tanggapan lebih lanjut disampaikan sekretaris koordinator bahwa proses akreditasi dilakukan dengan mengisi beberapa borang penilaian, salah satunya adalah borang IIIA yang memuat tujuh standar penilaian. Proses analisis data-data borang dilakukan menggunakan analisis SWOT yang berkaitan mengenai kekuatan, kelemahan, peluang dan tantangan. Data-data borang yang telah lengkap selanjutnya harus di upload dalam Sistem Akreditasi Perguruan Tinggi Online (SAPTO) BAN-PT. Jika data akreditasi belum terupload secara lengkap, maka data borang tidak akan diverifikasi.

Dalam masa enam bulan sebelum habis masa akreditasi, maka status akreditasi tersebut dinyatakan mati jika belum ada data yang di upload dalam SAPTO BAN-PT. Namun jika dalam periode tersebut sudah melakukan upload data, akreditasi dinyatakan berstatus warning.

Dalam kalimat penutupnya, sekretaris koordinator meminta tim akreditasi secara lengkap datang dalam setiap kegiatan yang berkaitan dengan akreditasi sehingga setiap pembahasan mengenai akreditasi dapat dipahami secara utuh. (MS/AL)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *