Kopertais Wil I DKI Jakarta turut Ambil Bagian pada Acara UIN Education Expo 2019

Foto diambil pada saat kegiatan pameran berlangsung

Gedung Rektorat UIN Jakarta, BERITA Kopertais Online — UIN Jakarta kembali menggelar pameran pendidikan (Education Expo) 2019. kali pertama Kopertais Wilayah I DKI Jakarta turut ambil bagian pada acara pameran yang di gelar selama dua hari pada tanggal 30 dan 31 Januari 2019, acara dibuka oleh Rektor UIN Jakarta selaku Koordinator Kopertais Wilayah I DKI Jakarta Prof Dr Amany Lubis MA bertempat di pelataran Gedung Rektorat UIN Jakarta.

Kegiatan yang dijadwalkan selama dua hari mulai pukul 08.00-16.00 WIB tersebut, merupakan rangkaian penerimaan mahasiswa baru 2019 yang saat ini tengah berlangsung, pada kesempatan kali ini Kopertais Wilayah I DKI Jakarta ikut serta pada UIN Education Expo 2019 untuk memperkenalkan PTKIS di lingkungan DKI Jakarta yang di bawahi binaan Kopertais Wilayah I sehingga memberikan pilihan alternatif kepada seluruh pengunjung siswa/siswi dari berbagai sekolah negeri dan swasta yang ada di Jakarta.

Demikian disampaikan oleh Kasubbag bina PTKIS Helmi Halimatul Udhmah S.Sos M.Si, saat ditemui BERITA Kopertais Online di lokasi pameran, Rabu (30/1).

Ditambahkannya, Education Expo ini bertujuan memberikan informasi kepada masyarakat tentang PTKIS Binaan Kopertais Wilayah I DKI Jakarta, untuk dijadikan pilihan alternatif kedua ketika akan melanjutkan ke jenjang perkuliahan baik program sarjana, magister dan doktor.

Dengan demikian, informasi yang diterima masyarakat akurat dan benar adanya bahwa PTKIS ikut serta dalam mencerdaskan bangsa selain itu mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Dengan demikian, UIN Education Expo 2019 merupakan salah satu ikhtiar kita untuk memberikan informasi yang akurat mengenai penerimaan mahasiswa baru PTKIS di lingkungan Kopertais Wilayah I saat ini, termasuk capaian-capaiannya. jelas Helmi.

Helmi juga menghimbau, agar seluruh PTKIS turut ambil bagian dengan mengirimkan brosur, merchandise untuk kegiatan yang akan datang dalam mengisi stan yang telah disediakan panitia, hal tersebut guna menyemarakkan kegiatan, sekaligus memberikan informasi kepada para pengunjung yang hadir. (lazuardi)

Dosen teregistrasi menjadi Satu Kunci Keberhasilan Sistem Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi

Berita Kopertais I Online – Pelaksanaan hari kedua rapat kerja Kopertais Wilayah 1 DKI Jakarta dengan pimpinan PTKIS menghadirkan Mulyono, SH, MH selaku Kasubdit Kompetensi Sumber Daya Manusia Kemenristek Dikti.

Dalam pembukaan materinya,  Mulyono, SH, MH yang di moderatori oleh Zulpikar S.E.I menyatakan bahwa seorang dosen dapat dikatakan dosen apabila sudah teregistrasi dalam data Pangkalan Data Perguruan Tinggi (PD-Dikti). Data yang teregistrasi akan memberikan manfaat yang besar bagi pribadi dosen tersebut juga bagi instansi tempatnya mengabdi.

Data dosen yang teregistrasi menjadi satu kunci keberhasilan sistem penjaminan mutu. Berbagai kelebihan fasilitas yang dimiliki perguruan tinggi tidak akan berarti jika tida ada dosen yang memenuhi syarat maka penjaminan mutunya tidak akan bagus. Data-data dosen harus teregistrasi secara lengkap dalam sistem. Bagi kemenristek-dikti, data dosen tersebut digunakan untuk memberi ranking serta cluster perguruan tinggi di Indonesia, namun hanya terbatas bagi perguruan tinggi yang berada di bawah naungan kemenristek-dikti. Proses cluster tersebut dipengaruhi oleh data dosen sebagai salah satu komponen sumber daya manusia yang dimiliki perguruan tinggi .

Dalam pemaparan lebih lanjut, disampaikan bahwa pada saat ini kemenristek-dikti tengah merancang sistem integrasi dari beberapa sistem seperti sistem jabatan fungsional, sertifikasi dosen, BKD  dimana sistem tersebut dikenal sebagai Sistem Informasi Sumber Daya Terintegrasi (SISTER). Sistem SISTER bekerja secara realtime dan setiap dosen akan memiliki akunya masing-masing sehingga tidak bergantung kepada pihak lain untuk mengupdate data. Di rencanakan pada tahun 2018 akan dilakukan sosialisasi mengenai sistem SISTER kepada seluruh dosen.

Terkait dengan data-data perangkat perguruan tinggi, mulai tahun 2017 BAN-PT melalui sistem SAPTO sudah menggunakan data dari PD-Dikti sebanyak 10%. Direncanakan pada tahun 2018 di canangkan sebesar 20% dan akan meningkat untuk tahun-tahun kedepannya. Data-data perguruan tinggi tersebut meliputi nama institusi, nama prodi, data dosen, data mahasiswa, status institusi dan prodi.

Berkaitan khusus dengan registrasi pendidik, terdapat Permenristek-dikti yang mengatur mengenai pemberian nomor induk dosen. Mulai saat ini,  seluruh dosen harus memiliki nomor induk supaya seluruh informasi mengenai dosen dapat diketahui dengan pasti. Permenristek-dikti tersebut juga memberikan kesempatan kepada para dosen untuk bisa menularkan ilmunya Pemberian nomor induk tersebut juga bermanfaat bagi dosen untuk mengidentifikasi hak-hak dari profesinya. Manfaat lain dari Permenristek-dikti tersebut juga mampu meningkatkan angka partisipasi kasar dimana jika ada penambahan dosen teregistrasi maka akan ada penambahan kuota mahasiswa.  Dosen tidak hanya sebgai pengajar, peneliti dan pengabdian tetapi juga berfungsi sebagai pembimbing skripsi. Penambahan dosen akan meningkatkan rasio dosen-mahasiswa. Selain itu penambahan dosen juga memberikan intensifitas yang lebih baik terhadap kualitas pendidikan mahasiswa. (Syafi’ih/Lazuardi)